Quiz Summary
0 of 30 Questions completed
Questions:
Information
You have already completed the quiz before. Hence you can not start it again.
Quiz is loading…
You must sign in or sign up to start the quiz.
You must first complete the following:
Results
Results
0 of 30 Questions answered correctly
Your time:
Time has elapsed
You have reached 0 of 0 point(s), (0)
Earned Point(s): 0 of 0, (0)
0 Essay(s) Pending (Possible Point(s): 0)
Categories
- Not categorized 0%
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- Current
- Review
- Answered
- Correct
- Incorrect
-
Question 1 of 30
1. Question
Raja yang Tak Terlihat
Di sebuah kerajaan tersembunyi bernama Valandor, hiduplah seorang raja yang aneh: Raja Alzareth, yang dikatakan tidak pernah terlihat oleh rakyatnya. Ia memerintah melalui suara gaib dari menara tertinggi istana. Tidak ada yang tahu wujudnya, bahkan para penasihat kerajaan pun hanya menerima perintah lewat angin yang berbisik.
Suatu hari, datanglah seorang pengelana muda bernama Liro yang dikenal bijak dan jujur. Ia menantang keanehan kerajaan itu dan berkata, “Seorang raja sejati takkan menyembunyikan dirinya dari rakyat.” Mendengar ini, suara Raja Alzareth menggema dari menara, “Hanya orang bodoh yang meragukan kekuatan gaib.” Liro pun meminta bukti bahwa sang raja benar-benar bijaksana dan bukan sekadar suara palsu. Maka Raja Alzareth pun menerima tantangan itu. Ia turun dari menara dan berjalan ke tengah alun-alun dalam jubah perak. Namun ketika sampai di sana, rakyat justru melihat bahwa ia hanya pantulan cahaya—tidak nyata.
Tersingkaplah kenyataan bahwa selama ini, kerajaan dipimpin oleh para penasihat yang menggunakan ilusi untuk berkuasa. Liro kemudian mengajak rakyat untuk memilih pemimpin baru yang nyata dan bijaksana. Raja ilusi pun lenyap ditiup angin, dan Valandor memasuki masa baru yang lebih jujur dan terbuka.Watak utama tokoh Liro dalam dongeng mencerminkan karakter yang mampu menggerakkan perubahan. Watak manakah yang paling menonjol dari tindakan Liro sepanjang cerita?
CorrectIncorrect -
Question 2 of 30
2. Question
Raja yang Tak Terlihat
Di sebuah kerajaan tersembunyi bernama Valandor, hiduplah seorang raja yang aneh: Raja Alzareth, yang dikatakan tidak pernah terlihat oleh rakyatnya. Ia memerintah melalui suara gaib dari menara tertinggi istana. Tidak ada yang tahu wujudnya, bahkan para penasihat kerajaan pun hanya menerima perintah lewat angin yang berbisik.
Suatu hari, datanglah seorang pengelana muda bernama Liro yang dikenal bijak dan jujur. Ia menantang keanehan kerajaan itu dan berkata, “Seorang raja sejati takkan menyembunyikan dirinya dari rakyat.” Mendengar ini, suara Raja Alzareth menggema dari menara, “Hanya orang bodoh yang meragukan kekuatan gaib.” Liro pun meminta bukti bahwa sang raja benar-benar bijaksana dan bukan sekadar suara palsu. Maka Raja Alzareth pun menerima tantangan itu. Ia turun dari menara dan berjalan ke tengah alun-alun dalam jubah perak. Namun ketika sampai di sana, rakyat justru melihat bahwa ia hanya pantulan cahaya—tidak nyata.
Tersingkaplah kenyataan bahwa selama ini, kerajaan dipimpin oleh para penasihat yang menggunakan ilusi untuk berkuasa. Liro kemudian mengajak rakyat untuk memilih pemimpin baru yang nyata dan bijaksana. Raja ilusi pun lenyap ditiup angin, dan Valandor memasuki masa baru yang lebih jujur dan terbuka.Mengapa tindakan Liro menantang eksistensi Raja Alzareth dapat dianggap sebagai bentuk kepemimpinan sejati?
CorrectIncorrect -
Question 3 of 30
3. Question
Raja yang Tak Terlihat
Di sebuah kerajaan tersembunyi bernama Valandor, hiduplah seorang raja yang aneh: Raja Alzareth, yang dikatakan tidak pernah terlihat oleh rakyatnya. Ia memerintah melalui suara gaib dari menara tertinggi istana. Tidak ada yang tahu wujudnya, bahkan para penasihat kerajaan pun hanya menerima perintah lewat angin yang berbisik.
Suatu hari, datanglah seorang pengelana muda bernama Liro yang dikenal bijak dan jujur. Ia menantang keanehan kerajaan itu dan berkata, “Seorang raja sejati takkan menyembunyikan dirinya dari rakyat.” Mendengar ini, suara Raja Alzareth menggema dari menara, “Hanya orang bodoh yang meragukan kekuatan gaib.” Liro pun meminta bukti bahwa sang raja benar-benar bijaksana dan bukan sekadar suara palsu. Maka Raja Alzareth pun menerima tantangan itu. Ia turun dari menara dan berjalan ke tengah alun-alun dalam jubah perak. Namun ketika sampai di sana, rakyat justru melihat bahwa ia hanya pantulan cahaya—tidak nyata.
Tersingkaplah kenyataan bahwa selama ini, kerajaan dipimpin oleh para penasihat yang menggunakan ilusi untuk berkuasa. Liro kemudian mengajak rakyat untuk memilih pemimpin baru yang nyata dan bijaksana. Raja ilusi pun lenyap ditiup angin, dan Valandor memasuki masa baru yang lebih jujur dan terbuka.Manakah tempat dalam dongeng yang menjadi titik balik bagi pengungkapan identitas raja?
CorrectIncorrect -
Question 4 of 30
4. Question
Si Tikus dan Sepatu Ajaib
Di dalam hutan Tidar, hiduplah seekor Tikus kecil bernama Lilo. Lilo selalu merasa dirinya lemah dan tidak penting. Ia iri pada binatang lain yang kuat, cepat, atau hebat.
Suatu hari, Lilo menemukan sepasang sepatu kecil berkilau tergantung di pohon tua. Ada tulisan di bawahnya:
“Sepatu ini hanya membawa kehebatan bagi yang punya hati bijak.”Tanpa ragu, Lilo memakainya. Tiba-tiba, ia bisa berlari sekilat angin, melompat setinggi burung, bahkan bisa bicara semua bahasa hewan!
Lilo pun menjadi sombong. Ia mulai mengejek siput yang lambat, menertawakan tupai yang jatuh dari pohon, dan mengganggu lebah yang sedang bekerja.
“Lihat aku! Tikus super dengan sepatu ajaib!” teriaknya bangga.
Tapi suatu malam, saat badai besar melanda, Lilo tersesat. Ia tak bisa melihat jalan pulang. Sepatu ajaibnya tidak bekerja.
Tiba-tiba, seekor siput datang merayap perlahan. Lalu tupai dan lebah muncul, membawa daun sebagai pelindung dan madu untuk Lilo yang kelaparan.
“Kami tidak lupa, meski kamu sempat mengejek kami,” kata siput pelan.
Lilo meneteskan air mata. “Maafkan aku. Sepatu ini membuatku lupa diri. Aku ingin berubah.”
Sejak malam itu, sepatu ajaibnya tak bersinar lagi. Tapi Lilo tak peduli. Ia tahu, menjadi bijak lebih hebat daripada sekadar punya kekuatan.
Watak tokoh Lilo yang paling menonjol di akhir cerita adalah…
CorrectIncorrect -
Question 5 of 30
5. Question
Si Tikus dan Sepatu Ajaib
Di dalam hutan Tidar, hiduplah seekor Tikus kecil bernama Lilo. Lilo selalu merasa dirinya lemah dan tidak penting. Ia iri pada binatang lain yang kuat, cepat, atau hebat.
Suatu hari, Lilo menemukan sepasang sepatu kecil berkilau tergantung di pohon tua. Ada tulisan di bawahnya:
“Sepatu ini hanya membawa kehebatan bagi yang punya hati bijak.”Tanpa ragu, Lilo memakainya. Tiba-tiba, ia bisa berlari sekilat angin, melompat setinggi burung, bahkan bisa bicara semua bahasa hewan!
Lilo pun menjadi sombong. Ia mulai mengejek siput yang lambat, menertawakan tupai yang jatuh dari pohon, dan mengganggu lebah yang sedang bekerja.
“Lihat aku! Tikus super dengan sepatu ajaib!” teriaknya bangga.
Tapi suatu malam, saat badai besar melanda, Lilo tersesat. Ia tak bisa melihat jalan pulang. Sepatu ajaibnya tidak bekerja.
Tiba-tiba, seekor siput datang merayap perlahan. Lalu tupai dan lebah muncul, membawa daun sebagai pelindung dan madu untuk Lilo yang kelaparan.
“Kami tidak lupa, meski kamu sempat mengejek kami,” kata siput pelan.
Lilo meneteskan air mata. “Maafkan aku. Sepatu ini membuatku lupa diri. Aku ingin berubah.”
Sejak malam itu, sepatu ajaibnya tak bersinar lagi. Tapi Lilo tak peduli. Ia tahu, menjadi bijak lebih hebat daripada sekadar punya kekuatan.
Manakah kalimat berikut yang paling tepat digunakan sebagai bagian orientasi?
CorrectIncorrect -
Question 6 of 30
6. Question
Kalimat berikut yang menunjukkan latar waktu dalam dongeng adalah…
CorrectIncorrect -
Question 7 of 30
7. Question
Cermati paragraf berikut.
Setelah menyadari kesalahannya, Harimau meminta maaf kepada semua hewan di hutan. Ia berjanji tidak akan lagi menyerobot makanan dan akan membantu menjaga hutan bersama-sama. Para hewan pun memaafkannya, dan mereka kembali hidup rukun.
Dalam dongeng fantasi, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap…
CorrectIncorrect -
Question 8 of 30
8. Question
Bacalah kutipan cerita ini.
Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas.
“Ini dia, Hutan Terlarang,” bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. “Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba.”
Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. “Kau berani memasuki tempat ini?” suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya.
Berdasarkan kutipan cerita, waktu dalam narasi ini adalah…
CorrectIncorrect -
Question 9 of 30
9. Question
Bacalah kutipan cerita ini.
Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas.
“Ini dia, Hutan Terlarang,” bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. “Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba.”
Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. “Kau berani memasuki tempat ini?” suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya.
Watak Damar dalam kutipan cerita tersebut adalah…
CorrectIncorrect -
Question 10 of 30
10. Question
Bacalah kutipan cerita ini.
Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas.
“Ini dia, Hutan Terlarang,” bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. “Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba.”
Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. “Kau berani memasuki tempat ini?” suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya.
Apa yang disimbolkan dengan suara angin yang semakin kencang dalam cerita ini?
CorrectIncorrect -
Question 11 of 30
11. Question
Dongeng termasuk dalam jenis cerita…
CorrectIncorrect -
Question 12 of 30
12. Question
Ciri kebahasaan yang digunakan dalam dongeng fantasi bertujuan untuk memberikan gambaran cerita yang menarik dan komunikatif. Salah satu ciri kebahasaan yang benar adalah…
CorrectIncorrect -
Question 13 of 30
13. Question
Perhatikan struktur isi dongeng fantasi berikut ini:
- Komplikasi
- Orientasi
- Koda
- Resolusi
Urutan struktur yang benar dalam penulisan dongeng fantasi adalah…
CorrectIncorrect -
Question 14 of 30
14. Question
Manakah kutipan berikut yang paling tepat mencerminkan ciri utama dongeng fantasi?
CorrectIncorrect -
Question 15 of 30
15. Question
Ada topik dari tiga jenis dongeng berikut: fabel, parabel, dan legenda. Manakah kelompok cerita yang tepat dan sesuai dengan jenis dongeng tersebut?
CorrectIncorrect -
Question 16 of 30
16. Question
Bacalah kutipan cerita ini.
Didi adalah seekor kucing yang tinggal di sebuah kamar kecil bersih dengan jendela terbuka yang selalu menghadap taman. Di sudut kamarnya terdapat rak buku tersusun rapi. Setiap pagi, Didi duduk di atas bantal empuk sambil membaca buku di bawah cahaya matahari yang hangat.
Berdasarkan kutipan tersebut, dapat disimpulkan bahwa watak tokoh Didi adalah…
CorrectIncorrect -
Question 17 of 30
17. Question
Manakah yang mengandung kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan tokoh dalam dongeng?
CorrectIncorrect -
Question 18 of 30
18. Question
Bacalah paragraf ini.
Pada suatu hari, seekor singa yang lapar melihat seekor kelinci sedang bermain di hutan. Singa itu mendekati kelinci dan meminta kelinci untuk datang ke sarangnya. Kelinci yang cerdik, dengan cepat membujuk singa agar melepaskannya.
Kata kerja transitif yang digunakan dalam dongeng di atas adalah…
CorrectIncorrect -
Question 19 of 30
19. Question
Kelinci dan Kura-Kura
Pada suatu hari yang cerah, kelinci yang sombong berjalan di tepi hutan. Ia merasa sangat cepat dan percaya diri. Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba. “Aku pasti bisa mengalahkanmu dalam waktu singkat,” kata kelinci. Kura-kura yang bijak menerima tantangan itu dengan tenang. Mereka pun memulai lomba dengan semangat.
Namun, kelinci terlalu yakin akan kemenangannya, sehingga ia berhenti untuk tidur di tengah perlombaan. Sementara itu, kura-kura terus berjalan dengan perlahan namun pasti. Akhirnya, kura-kura tiba lebih dulu di garis finish, sementara kelinci terbangun terlambat.
Pada kalimat “Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba.” dapat diperbaiki menjadi…
CorrectIncorrect -
Question 20 of 30
20. Question
Kelinci dan Kura-Kura
Pada suatu hari yang cerah, kelinci yang sombong berjalan di tepi hutan. Ia merasa sangat cepat dan percaya diri. Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba. “Aku pasti bisa mengalahkanmu dalam waktu singkat,” kata kelinci. Kura-kura yang bijak menerima tantangan itu dengan tenang. Mereka pun memulai lomba dengan semangat.
Namun, kelinci terlalu yakin akan kemenangannya, sehingga ia berhenti untuk tidur di tengah perlombaan. Sementara itu, kura-kura terus berjalan dengan perlahan namun pasti. Akhirnya, kura-kura tiba lebih dulu di garis finish, sementara kelinci terbangun terlambat.
Dari cerita di atas, amanat moral yang dapat diambil adalah…
CorrectIncorrect -
Question 21 of 30
21. Question
Salah satu ciri umum dalam cerita dongeng adalah tokohnya memiliki watak yang saling bertentangan. Ciri ini biasanya tampak dari…
CorrectIncorrect -
Question 22 of 30
22. Question
Burung Pipit dan Kupu-Kupu
Pada suatu pagi yang cerah, burung pipit bernama Lili terbang dengan riangnya di taman. Ia merasa sangat bebas dan senang. Tiba-tiba, ia melihat seekor kupu-kupu yang cantik terbang melayang di antara bunga-bunga.
Lili pun terbang mendekat dan bertanya,
“Loh, kupu-kupu, bagaimana kamu bisa terbang dengan begitu indah?”Kupu-kupu itu berhenti sejenak di sebuah bunga dan tersenyum,
“Saya terbang dengan sayap yang halus, Lili. Tapi tahukah kamu, saya dulu adalah ulat yang merayap di tanah, tidak bisa terbang sama sekali.”Lili terkejut mendengarnya,
“Benarkah? Kamu dulu ulat? Bagaimana bisa kamu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik seperti sekarang?”Kupu-kupu itu tertawa lembut,
“Ya, dulu saya memang ulat, tapi setelah melalui proses metamorfosis yang panjang, saya bisa menjadi seperti sekarang. Semua hal butuh waktu dan perubahan, Lili.”Lili masih terkejut,
“Wow, itu luar biasa! Jadi, jika saya juga melalui perubahan, saya bisa menjadi sesuatu yang lebih baik?”Kupu-kupu itu mengangguk,
“Betul sekali, Lili. Jangan takut untuk berubah, karena setiap perubahan membawa potensi baru.”Lili terbang dengan gembira, merasa terinspirasi oleh kisah kupu-kupu itu. Ia menyadari bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan, dan ia siap untuk menghadapi tantangan baru.
Watak Lili dalam dongeng dapat digambarkan sebagai…
CorrectIncorrect -
Question 23 of 30
23. Question
Burung Pipit dan Kupu-Kupu
Pada suatu pagi yang cerah, burung pipit bernama Lili terbang dengan riangnya di taman. Ia merasa sangat bebas dan senang. Tiba-tiba, ia melihat seekor kupu-kupu yang cantik terbang melayang di antara bunga-bunga.
Lili pun terbang mendekat dan bertanya,
“Loh, kupu-kupu, bagaimana kamu bisa terbang dengan begitu indah?”Kupu-kupu itu berhenti sejenak di sebuah bunga dan tersenyum,
“Saya terbang dengan sayap yang halus, Lili. Tapi tahukah kamu, saya dulu adalah ulat yang merayap di tanah, tidak bisa terbang sama sekali.”Lili terkejut mendengarnya,
“Benarkah? Kamu dulu ulat? Bagaimana bisa kamu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik seperti sekarang?”Kupu-kupu itu tertawa lembut,
“Ya, dulu saya memang ulat, tapi setelah melalui proses metamorfosis yang panjang, saya bisa menjadi seperti sekarang. Semua hal butuh waktu dan perubahan, Lili.”Lili masih terkejut,
“Wow, itu luar biasa! Jadi, jika saya juga melalui perubahan, saya bisa menjadi sesuatu yang lebih baik?”Kupu-kupu itu mengangguk,
“Betul sekali, Lili. Jangan takut untuk berubah, karena setiap perubahan membawa potensi baru.”Lili terbang dengan gembira, merasa terinspirasi oleh kisah kupu-kupu itu. Ia menyadari bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan, dan ia siap untuk menghadapi tantangan baru.
Lili menunjukkan ekspresi terkejut ketika mengetahui bahwa kupu-kupu dulu adalah ulat. Ekspresi terkejut Lili tersebut dapat ditemukan pada kalimat…
CorrectIncorrect -
Question 24 of 30
24. Question
Burung Pipit dan Kupu-Kupu
Pada suatu pagi yang cerah, burung pipit bernama Lili terbang dengan riangnya di taman. Ia merasa sangat bebas dan senang. Tiba-tiba, ia melihat seekor kupu-kupu yang cantik terbang melayang di antara bunga-bunga.
Lili pun terbang mendekat dan bertanya,
“Loh, kupu-kupu, bagaimana kamu bisa terbang dengan begitu indah?”Kupu-kupu itu berhenti sejenak di sebuah bunga dan tersenyum,
“Saya terbang dengan sayap yang halus, Lili. Tapi tahukah kamu, saya dulu adalah ulat yang merayap di tanah, tidak bisa terbang sama sekali.”Lili terkejut mendengarnya,
“Benarkah? Kamu dulu ulat? Bagaimana bisa kamu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik seperti sekarang?”Kupu-kupu itu tertawa lembut,
“Ya, dulu saya memang ulat, tapi setelah melalui proses metamorfosis yang panjang, saya bisa menjadi seperti sekarang. Semua hal butuh waktu dan perubahan, Lili.”Lili masih terkejut,
“Wow, itu luar biasa! Jadi, jika saya juga melalui perubahan, saya bisa menjadi sesuatu yang lebih baik?”Kupu-kupu itu mengangguk,
“Betul sekali, Lili. Jangan takut untuk berubah, karena setiap perubahan membawa potensi baru.”Lili terbang dengan gembira, merasa terinspirasi oleh kisah kupu-kupu itu. Ia menyadari bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan, dan ia siap untuk menghadapi tantangan baru.
Berdasarkan dongeng ini, Lili mengalami perubahan dalam cara pandangnya setelah mendengar cerita kupu-kupu. Apa perubahan yang terjadi pada karakter Lili?
CorrectIncorrect -
Question 25 of 30
25. Question
Burung Pipit dan Kupu-Kupu
Pada suatu pagi yang cerah, burung pipit bernama Lili terbang dengan riangnya di taman. Ia merasa sangat bebas dan senang. Tiba-tiba, ia melihat seekor kupu-kupu yang cantik terbang melayang di antara bunga-bunga.
Lili pun terbang mendekat dan bertanya,
“Loh, kupu-kupu, bagaimana kamu bisa terbang dengan begitu indah?”Kupu-kupu itu berhenti sejenak di sebuah bunga dan tersenyum,
“Saya terbang dengan sayap yang halus, Lili. Tapi tahukah kamu, saya dulu adalah ulat yang merayap di tanah, tidak bisa terbang sama sekali.”Lili terkejut mendengarnya,
“Benarkah? Kamu dulu ulat? Bagaimana bisa kamu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik seperti sekarang?”Kupu-kupu itu tertawa lembut,
“Ya, dulu saya memang ulat, tapi setelah melalui proses metamorfosis yang panjang, saya bisa menjadi seperti sekarang. Semua hal butuh waktu dan perubahan, Lili.”Lili masih terkejut,
“Wow, itu luar biasa! Jadi, jika saya juga melalui perubahan, saya bisa menjadi sesuatu yang lebih baik?”Kupu-kupu itu mengangguk,
“Betul sekali, Lili. Jangan takut untuk berubah, karena setiap perubahan membawa potensi baru.”Lili terbang dengan gembira, merasa terinspirasi oleh kisah kupu-kupu itu. Ia menyadari bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan, dan ia siap untuk menghadapi tantangan baru.
Bagaimana karakter Lili dapat berkembang setelah mendengar cerita dari kupu-kupu tentang metamorfosis?
CorrectIncorrect -
Question 26 of 30
26. Question
Bacalah paragraf ini.
Pada malam yang gelap, sebuah kabar yang penting disampaikan oleh burung hantu kepada seluruh penghuni hutan. Mereka diberitahukan bahwa hutan akan dihuni oleh makhluk misterius yang baru. Burung hantu yang bijak itu ditemui oleh para hewan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang makhluk tersebut.
Manakah dari berikut ini yang merupakan kata kerja pasif dan muncul dalam kalimat ketiga?
CorrectIncorrect -
Question 27 of 30
27. Question
Burung Hantu dan Cahaya Ajaib
Di sebuah hutan lebat, hiduplah seekor burung hantu bijak bernama Lumo. Ia dikenal sebagai penjaga malam yang selalu membantu hewan-hewan kecil yang tersesat di kegelapan. Suatu hari, seekor kelinci datang kepada Lumo untuk meminta bantuan. Kelinci itu berkata, “Aku kehilangan jalan pulang karena kabut tebal yang turun dari kemarin sore.”
Mendengar itu, Lumo terbang tinggi di atas langit untuk mencari cahaya ajaib yang konon bisa menerangi hutan saat paling gelap. Setelah berjam-jam mencari, ia melihat seberkas cahaya samar di dalam gua yang gelap. Lumo masuk ke dalam dan bertemu dengan seekor ular tua yang menjaga cahaya itu. “Cahaya ini hanya akan bersinar bagi mereka yang berniat tulus,” kata sang ular.
Tanpa rasa takut, Lumo menjelaskan bahwa ia hanya ingin membantu si kelinci. Tiba-tiba cahaya menyala terang dan menerangi seluruh hutan. Kelinci akhirnya bisa pulang dengan selamat berkat cahaya itu. Sejak saat itu, burung hantu Lumo dikenal sebagai penyelamat malam yang bercahaya.
Kalimat berikut ini yang memiliki kesalahan pemilihan kata, yaitu…
CorrectIncorrect -
Question 28 of 30
28. Question
Burung Hantu dan Cahaya Ajaib
Di sebuah hutan lebat, hiduplah seekor burung hantu bijak bernama Lumo. Ia dikenal sebagai penjaga malam yang selalu membantu hewan-hewan kecil yang tersesat di kegelapan. Suatu hari, seekor kelinci datang kepada Lumo untuk meminta bantuan. Kelinci itu berkata, “Aku kehilangan jalan pulang karena kabut tebal yang turun dari kemarin sore.”
Mendengar itu, Lumo terbang tinggi di atas langit untuk mencari cahaya ajaib yang konon bisa menerangi hutan saat paling gelap. Setelah berjam-jam mencari, ia melihat seberkas cahaya samar di dalam gua yang gelap. Lumo masuk ke dalam dan bertemu dengan seekor ular tua yang menjaga cahaya itu. “Cahaya ini hanya akan bersinar bagi mereka yang berniat tulus,” kata sang ular.
Tanpa rasa takut, Lumo menjelaskan bahwa ia hanya ingin membantu si kelinci. Tiba-tiba cahaya menyala terang dan menerangi seluruh hutan. Kelinci akhirnya bisa pulang dengan selamat berkat cahaya itu. Sejak saat itu, burung hantu Lumo dikenal sebagai penyelamat malam yang bercahaya.
Perbaiki kata depan yang tidak tepat dalam kalimat, “Seekor kelinci datang kepada Lumo untuk meminta bantuan.” adalah…
CorrectIncorrect -
Question 29 of 30
29. Question
Burung Hantu dan Cahaya Ajaib
Di sebuah hutan lebat, hiduplah seekor burung hantu bijak bernama Lumo. Ia dikenal sebagai penjaga malam yang selalu membantu hewan-hewan kecil yang tersesat di kegelapan. Suatu hari, seekor kelinci datang kepada Lumo untuk meminta bantuan. Kelinci itu berkata, “Aku kehilangan jalan pulang karena kabut tebal yang turun dari kemarin sore.”
Mendengar itu, Lumo terbang tinggi di atas langit untuk mencari cahaya ajaib yang konon bisa menerangi hutan saat paling gelap. Setelah berjam-jam mencari, ia melihat seberkas cahaya samar di dalam gua yang gelap. Lumo masuk ke dalam dan bertemu dengan seekor ular tua yang menjaga cahaya itu. “Cahaya ini hanya akan bersinar bagi mereka yang berniat tulus,” kata sang ular.
Tanpa rasa takut, Lumo menjelaskan bahwa ia hanya ingin membantu si kelinci. Tiba-tiba cahaya menyala terang dan menerangi seluruh hutan. Kelinci akhirnya bisa pulang dengan selamat berkat cahaya itu. Sejak saat itu, burung hantu Lumo dikenal sebagai penyelamat malam yang bercahaya.
Tokoh utama dalam dongeng ini adalah…
CorrectIncorrect -
Question 30 of 30
30. Question
Burung Hantu dan Cahaya Ajaib
Di sebuah hutan lebat, hiduplah seekor burung hantu bijak bernama Lumo. Ia dikenal sebagai penjaga malam yang selalu membantu hewan-hewan kecil yang tersesat di kegelapan. Suatu hari, seekor kelinci datang kepada Lumo untuk meminta bantuan. Kelinci itu berkata, “Aku kehilangan jalan pulang karena kabut tebal yang turun dari kemarin sore.”
Mendengar itu, Lumo terbang tinggi di atas langit untuk mencari cahaya ajaib yang konon bisa menerangi hutan saat paling gelap. Setelah berjam-jam mencari, ia melihat seberkas cahaya samar di dalam gua yang gelap. Lumo masuk ke dalam dan bertemu dengan seekor ular tua yang menjaga cahaya itu. “Cahaya ini hanya akan bersinar bagi mereka yang berniat tulus,” kata sang ular.
Tanpa rasa takut, Lumo menjelaskan bahwa ia hanya ingin membantu si kelinci. Tiba-tiba cahaya menyala terang dan menerangi seluruh hutan. Kelinci akhirnya bisa pulang dengan selamat berkat cahaya itu. Sejak saat itu, burung hantu Lumo dikenal sebagai penyelamat malam yang bercahaya.
Bagian klimaks dalam dongeng tersebut ditunjukkan pada kalimat…
CorrectIncorrect