Quiz Summary
0 of 30 Questions completed
Questions:
Information
You have already completed the quiz before. Hence you can not start it again.
Quiz is loading…
You must sign in or sign up to start the quiz.
You must first complete the following:
Results
Results
0 of 30 Questions answered correctly
Your time:
Time has elapsed
You have reached 0 of 0 point(s), (0)
Earned Point(s): 0 of 0, (0)
0 Essay(s) Pending (Possible Point(s): 0)
Categories
- Not categorized 0%
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- Current
- Review
- Answered
- Correct
- Incorrect
-
Question 1 of 30
1. Question
Seorang penulis teks eksplanasi ingin menjelaskan fenomena global warming. Apa yang paling penting untuk diperhatikan agar teksnaya memenuhi karakteristik teks eksplanasi?
CorrectIncorrect -
Question 2 of 30
2. Question
Seorang siswa membaca teks eksplanasi yang menjelaskan proses fotosintesis. Namun, teks tersebut tidak menjelaskan mengapa cahaya matahari diperlukan dalam proses ini. Apa yang dapat disimpulkan dari teks tersebut?
CorrectIncorrect -
Question 3 of 30
3. Question
Dalam presentasi teks eksplanasi tentang tsunami, seorang presenter tidak menjelaskan hubungan antara pergeseran lempeng tektonik dengan pembentukan gelombang besar. Apa dampaknya terhadap pemahaman audiens?
CorrectIncorrect -
Question 4 of 30
4. Question
Apa yang terjadi jika teks eksplanasi tidak menggunakan sumber informasi yang valid?
CorrectIncorrect -
Question 5 of 30
5. Question
Seorang siswa ingin menulis teks eksplanasi tentang pembentukan gunung api. Apa struktur yang harus digunakan agar teks tersebut memenuhi kaidah teks eksplanasi?
CorrectIncorrect -
Question 6 of 30
6. Question
Penggundulan Hutan dan Dampaknya pada Risiko Banjir
Hutan memiliki fungsi penting dalam menyerap dan menyimpan air hujan. Ketika hutan di hulu sungai digunduli, kemampuan tanah untuk menyerap air berkurang secara drastis. Akar-akar pohon yang sebelumnya menahan tanah agar tidak terkikis juga hilang, sehingga air hujan mengalir langsung ke permukaan tanah. Proses ini dikenal sebagai aliran permukaan.
Aliran permukaan yang tinggi menyebabkan volume air sungai di hilir meningkat dengan cepat. Akibatnya, daerah hilir sungai lebih rentan terhadap banjir, terutama ketika curah hujan tinggi. Selain itu, erosi yang terjadi akibat penggundulan hutan membawa sedimen ke sungai, mengurangi kapasitas sungai untuk menampung air. Hal ini semakin memperburuk risiko banjir di wilayah tersebut.
Dalam teks eksplanasi tentang banjir, dijelaskan bahwa penggundulan hutan di hulu sungai meningkatkan risiko banjir di daerah hilir. Jika ingin menjelaskan hubungan sebab-akibat ini secara lebih mendalam, apa langkah pertama yang harus dilakukan?
CorrectIncorrect -
Question 7 of 30
7. Question
Seorang siswa menulis teks tentang gunung berapi yang menjelaskan bentuk, warna, dan tingginya, tanpa membahas proses vulkanik atau hubungan sebab-akibatnya. Berdasarkan karakteristiknya, jenis teks apa yang ditulis siswa tersebut, dan mengapa?
CorrectIncorrect -
Question 8 of 30
8. Question
Dalam penulisan teks eksplanasi, apa risiko menggunakan bahasa nonformal?
CorrectIncorrect -
Question 9 of 30
9. Question
Dalam teks eksplanasi tentang fenomena sosial seperti bullying, elemen apa yang harus diperhatikan untuk memberikan pemahaman menyeluruh?
CorrectIncorrect -
Question 10 of 30
10. Question
Seorang penulis menyusun teks eksplanasi tentang siklus air, tetapi menyajikan urutan penjelasan sebagai berikut:
- Hujan turun ke permukaan bumi dalam bentuk presipitasi.
- Uap air dari permukaan laut naik ke atmosfer melalui proses evaporasi.
- Uap air berkondensasi membentuk awan sebelum turun sebagai hujan.
Apa kelemahan utama dari urutan penjelasan tersebut, dan bagaimana seharusnya urutan yang logis?
CorrectIncorrect -
Question 11 of 30
11. Question
Mengapa penting untuk mencantumkan referensi dalam teks eksplanasi?
CorrectIncorrect -
Question 12 of 30
12. Question
Ketika menjelaskan fenomena seperti siklus karbon, apa yang harus dilakukan agar teks eksplanasi mudah dipahami pembaca awam?
CorrectIncorrect -
Question 13 of 30
13. Question
Proses Terjadinya Gempa Bumi
Gempa bumi adalah salah satu fenomena alam yang terjadi akibat pergerakan lapisan kerak bumi atau aktivitas tektonik. Fenomena ini sering kali terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kerusakan besar, tergantung pada kekuatan dan lokasi episentrum gempa. Sebagai bagian dari dinamika planet, gempa bumi memiliki peran penting dalam membentuk permukaan bumi, meskipun dampaknya terhadap manusia sering kali destruktif.
Gempa bumi biasanya terjadi karena pergeseran lempeng tektonik yang membentuk lapisan kerak bumi. Lempeng-lempeng ini bergerak karena aktivitas panas dari inti bumi. Ketika dua lempeng bertabrakan, bergeser, atau menjauh satu sama lain, energi besar terkumpul di zona pertemuan. Energi ini kemudian dilepaskan dalam bentuk getaran atau gelombang seismik yang menyebar ke seluruh permukaan bumi.
Selain pergerakan lempeng tektonik, aktivitas vulkanik juga dapat menyebabkan gempa bumi. Ketika magma naik ke permukaan selama erupsi gunung berapi, tekanan besar pada kerak bumi dapat memicu getaran yang terasa sebagai gempa. Gempa jenis ini sering kali berskala kecil, tetapi dapat mendahului atau menyertai letusan besar.
Dampak dari gempa bumi dapat sangat bervariasi, mulai dari kerusakan bangunan, tanah longsor, hingga tsunami jika terjadi di bawah laut. Pemahaman tentang proses terjadinya gempa bumi membantu manusia untuk meningkatkan mitigasi risiko, seperti membangun struktur yang tahan gempa dan mengembangkan sistem peringatan dini untuk menyelamatkan nyawa.
Berdasarkan teks eksplanasi di atas, mana yang paling sesuai sebagai pernyataan umum dalam teks tersebut?
CorrectIncorrect -
Question 14 of 30
14. Question
Dalam teks eksplanasi tentang gempa bumi, penulis hanya menjelaskan dampak bencana tanpa membahas penyebabnya. Apa konsekuensi dari teks tersebut?
CorrectIncorrect -
Question 15 of 30
15. Question
Seorang penulis menyusun teks eksplanasi tentang perubahan iklim. Dalam teks tersebut, ia menjelaskan bahwa peningkatan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida menyebabkan suhu rata-rata global meningkat. Proses ini memicu pencairan es di kutub, kenaikan permukaan laut, dan perubahan pola cuaca ekstrem.
Jika penulis ingin memperdalam pembahasan tentang dampak perubahan iklim terhadap masyarakat global, aspek apa yang paling penting untuk ditambahkan, dan mengapa?
CorrectIncorrect -
Question 16 of 30
16. Question
Dalam teks eksplanasi tentang efek rumah kaca, penulis menggunakan istilah teknis seperti “radiasi inframerah” dan “gas rumah kaca” tanpa menjelaskan artinya. Apa yang mungkin terjadi pada pembaca?
CorrectIncorrect -
Question 17 of 30
17. Question
Apa peran penting penafsiran dalam teks eksplanasi?
CorrectIncorrect -
Question 18 of 30
18. Question
Ketika menjelaskan fenomena sosial seperti urbanisasi, apa yang harus ditekankan dalam teks eksplanasi agar pembaca mendapatkan wawasan yang mendalam?
CorrectIncorrect -
Question 19 of 30
19. Question
Dalam teks eksplanasi tentang siklus nitrogen, dijelaskan bahwa nitrogen atmosfer diubah menjadi senyawa yang dapat digunakan oleh tumbuhan melalui proses fiksasi nitrogen. Tumbuhan kemudian menyerap nitrogen dari tanah untuk mendukung pertumbuhan, sementara hewan mendapatkan nitrogen dengan memakan tumbuhan. Proses dekomposisi kotoran dan organisme mati mengembalikan nitrogen ke tanah, yang akhirnya dilepaskan kembali ke atmosfer melalui proses denitrifikasi.
Jika siklus nitrogen terganggu karena penggunaan pupuk sintetis yang berlebihan, dampak apa yang paling mungkin terjadi pada ekosistem, dan bagaimana penulis sebaiknya menjelaskan hubungan sebab-akibatnya?
CorrectIncorrect -
Question 20 of 30
20. Question
Apa yang dapat dilakukan untuk memastikan teks eksplanasi tetap relevan dengan perkembangan zaman?
CorrectIncorrect -
Question 21 of 30
21. Question
Dalam teks eksplanasi tentang banjir, penulis mengabaikan penjelasan tentang pengaruh alih fungsi lahan terhadap risiko banjir. Apa yang menjadi kelemahan dari teks tersebut?
CorrectIncorrect -
Question 22 of 30
22. Question
Seorang siswa menulis teks eksplanasi tentang proses fotosintesis. Berikut adalah tiga kalimat yang ia gunakan:
- Tumbuhan menyerap karbon dioksida melalui stomata.
- Ketika cahaya matahari mengenai daun, energi matahari digunakan untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa.
- Glukosa yang dihasilkan disimpan sebagai sumber energi bagi tumbuhan.
Dari kalimat-kalimat tersebut, mana yang mengandung konjungsi waktu, dan mengapa kalimat tersebut dianggap memiliki konjungsi waktu?
CorrectIncorrect -
Question 23 of 30
23. Question
Dalam teks eksplanasi tentang deforestasi, penulis hanya menyoroti dampak negatif tanpa menjelaskan penyebabnya. Apa yang mungkin dirasakan oleh pembaca?
CorrectIncorrect -
Question 24 of 30
24. Question
Proses Terbentuknya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air di atmosfer. Cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya terdiri atas berbagai warna yang berbeda, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna ini dikenal sebagai spektrum cahaya.
Pelangi terbentuk melalui tiga proses utama, yaitu pembiasan, pemantulan, dan pembelokan cahaya. Ketika sinar matahari mengenai tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan) saat memasuki tetesan air, yang menyebabkan cahaya terurai menjadi spektrum warnanya. Kemudian, cahaya dipantulkan kembali di dalam tetesan air. Akhirnya, cahaya keluar dari tetesan air setelah dibelokkan lagi, dan membentuk spektrum warna yang terlihat oleh mata manusia.
Posisi mata pengamat sangat penting untuk melihat pelangi. Pelangi selalu terlihat dengan posisi matahari berada di belakang pengamat. Hal ini karena cahaya matahari harus memantul dari tetesan air dan kembali ke arah pengamat untuk menciptakan efek pelangi.
Pelangi tidak hanya muncul setelah hujan. Fenomena ini juga dapat terlihat di dekat air terjun, semprotan air, atau bahkan embun pagi yang cukup tebal. Syarat utama terbentuknya pelangi adalah keberadaan cahaya yang cukup kuat dan tetesan air di atmosfer.
Pelangi utama yang sering terlihat adalah busur dengan warna yang berurutan dari merah di bagian luar hingga ungu di bagian dalam. Terkadang, pelangi kedua atau sekunder juga muncul di atas pelangi utama. Pelangi sekunder memiliki urutan warna yang terbalik dan biasanya lebih redup.
Pilih pernyataan yang sesuai dengan teks di atas…
CorrectIncorrect -
Question 25 of 30
25. Question
Proses Terbentuknya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air di atmosfer. Cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya terdiri atas berbagai warna yang berbeda, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna ini dikenal sebagai spektrum cahaya.
Pelangi terbentuk melalui tiga proses utama, yaitu pembiasan, pemantulan, dan pembelokan cahaya. Ketika sinar matahari mengenai tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan) saat memasuki tetesan air, yang menyebabkan cahaya terurai menjadi spektrum warnanya. Kemudian, cahaya dipantulkan kembali di dalam tetesan air. Akhirnya, cahaya keluar dari tetesan air setelah dibelokkan lagi, dan membentuk spektrum warna yang terlihat oleh mata manusia.
Posisi mata pengamat sangat penting untuk melihat pelangi. Pelangi selalu terlihat dengan posisi matahari berada di belakang pengamat. Hal ini karena cahaya matahari harus memantul dari tetesan air dan kembali ke arah pengamat untuk menciptakan efek pelangi.
Pelangi tidak hanya muncul setelah hujan. Fenomena ini juga dapat terlihat di dekat air terjun, semprotan air, atau bahkan embun pagi yang cukup tebal. Syarat utama terbentuknya pelangi adalah keberadaan cahaya yang cukup kuat dan tetesan air di atmosfer.
Pelangi utama yang sering terlihat adalah busur dengan warna yang berurutan dari merah di bagian luar hingga ungu di bagian dalam. Terkadang, pelangi kedua atau sekunder juga muncul di atas pelangi utama. Pelangi sekunder memiliki urutan warna yang terbalik dan biasanya lebih redup.
Apa istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses di mana cahaya matahari diurai menjadi warna-warna berbeda saat memasuki tetesan air?
CorrectIncorrect -
Question 26 of 30
26. Question
Proses Terbentuknya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air di atmosfer. Cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya terdiri atas berbagai warna yang berbeda, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna ini dikenal sebagai spektrum cahaya.
Pelangi terbentuk melalui tiga proses utama, yaitu pembiasan, pemantulan, dan pembelokan cahaya. Ketika sinar matahari mengenai tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan) saat memasuki tetesan air, yang menyebabkan cahaya terurai menjadi spektrum warnanya. Kemudian, cahaya dipantulkan kembali di dalam tetesan air. Akhirnya, cahaya keluar dari tetesan air setelah dibelokkan lagi, dan membentuk spektrum warna yang terlihat oleh mata manusia.
Posisi mata pengamat sangat penting untuk melihat pelangi. Pelangi selalu terlihat dengan posisi matahari berada di belakang pengamat. Hal ini karena cahaya matahari harus memantul dari tetesan air dan kembali ke arah pengamat untuk menciptakan efek pelangi.
Pelangi tidak hanya muncul setelah hujan. Fenomena ini juga dapat terlihat di dekat air terjun, semprotan air, atau bahkan embun pagi yang cukup tebal. Syarat utama terbentuknya pelangi adalah keberadaan cahaya yang cukup kuat dan tetesan air di atmosfer.
Pelangi utama yang sering terlihat adalah busur dengan warna yang berurutan dari merah di bagian luar hingga ungu di bagian dalam. Terkadang, pelangi kedua atau sekunder juga muncul di atas pelangi utama. Pelangi sekunder memiliki urutan warna yang terbalik dan biasanya lebih redup.
Mana pernyataan berikut yang bertentangan dengan isi teks?
CorrectIncorrect -
Question 27 of 30
27. Question
Proses Terbentuknya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air di atmosfer. Cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya terdiri atas berbagai warna yang berbeda, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna ini dikenal sebagai spektrum cahaya.
Pelangi terbentuk melalui tiga proses utama, yaitu pembiasan, pemantulan, dan pembelokan cahaya. Ketika sinar matahari mengenai tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan) saat memasuki tetesan air, yang menyebabkan cahaya terurai menjadi spektrum warnanya. Kemudian, cahaya dipantulkan kembali di dalam tetesan air. Akhirnya, cahaya keluar dari tetesan air setelah dibelokkan lagi, dan membentuk spektrum warna yang terlihat oleh mata manusia.
Posisi mata pengamat sangat penting untuk melihat pelangi. Pelangi selalu terlihat dengan posisi matahari berada di belakang pengamat. Hal ini karena cahaya matahari harus memantul dari tetesan air dan kembali ke arah pengamat untuk menciptakan efek pelangi.
Pelangi tidak hanya muncul setelah hujan. Fenomena ini juga dapat terlihat di dekat air terjun, semprotan air, atau bahkan embun pagi yang cukup tebal. Syarat utama terbentuknya pelangi adalah keberadaan cahaya yang cukup kuat dan tetesan air di atmosfer.
Pelangi utama yang sering terlihat adalah busur dengan warna yang berurutan dari merah di bagian luar hingga ungu di bagian dalam. Terkadang, pelangi kedua atau sekunder juga muncul di atas pelangi utama. Pelangi sekunder memiliki urutan warna yang terbalik dan biasanya lebih redup.
Apa pernyataan utama yang menggambarkan isi keseluruhan teks?
CorrectIncorrect -
Question 28 of 30
28. Question
Proses Terbentuknya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air di atmosfer. Cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya terdiri atas berbagai warna yang berbeda, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna ini dikenal sebagai spektrum cahaya.
Pelangi terbentuk melalui tiga proses utama, yaitu pembiasan, pemantulan, dan pembelokan cahaya. Ketika sinar matahari mengenai tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan) saat memasuki tetesan air, yang menyebabkan cahaya terurai menjadi spektrum warnanya. Kemudian, cahaya dipantulkan kembali di dalam tetesan air. Akhirnya, cahaya keluar dari tetesan air setelah dibelokkan lagi, dan membentuk spektrum warna yang terlihat oleh mata manusia.
Posisi mata pengamat sangat penting untuk melihat pelangi. Pelangi selalu terlihat dengan posisi matahari berada di belakang pengamat. Hal ini karena cahaya matahari harus memantul dari tetesan air dan kembali ke arah pengamat untuk menciptakan efek pelangi.
Pelangi tidak hanya muncul setelah hujan. Fenomena ini juga dapat terlihat di dekat air terjun, semprotan air, atau bahkan embun pagi yang cukup tebal. Syarat utama terbentuknya pelangi adalah keberadaan cahaya yang cukup kuat dan tetesan air di atmosfer.
Pelangi utama yang sering terlihat adalah busur dengan warna yang berurutan dari merah di bagian luar hingga ungu di bagian dalam. Terkadang, pelangi kedua atau sekunder juga muncul di atas pelangi utama. Pelangi sekunder memiliki urutan warna yang terbalik dan biasanya lebih redup.
Apa yang terjadi setelah cahaya matahari dibiaskan ketika memasuki tetesan air?
CorrectIncorrect -
Question 29 of 30
29. Question
Proses Terbentuknya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air di atmosfer. Cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya terdiri atas berbagai warna yang berbeda, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna ini dikenal sebagai spektrum cahaya.
Pelangi terbentuk melalui tiga proses utama, yaitu pembiasan, pemantulan, dan pembelokan cahaya. Ketika sinar matahari mengenai tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan) saat memasuki tetesan air, yang menyebabkan cahaya terurai menjadi spektrum warnanya. Kemudian, cahaya dipantulkan kembali di dalam tetesan air. Akhirnya, cahaya keluar dari tetesan air setelah dibelokkan lagi, dan membentuk spektrum warna yang terlihat oleh mata manusia.
Posisi mata pengamat sangat penting untuk melihat pelangi. Pelangi selalu terlihat dengan posisi matahari berada di belakang pengamat. Hal ini karena cahaya matahari harus memantul dari tetesan air dan kembali ke arah pengamat untuk menciptakan efek pelangi.
Pelangi tidak hanya muncul setelah hujan. Fenomena ini juga dapat terlihat di dekat air terjun, semprotan air, atau bahkan embun pagi yang cukup tebal. Syarat utama terbentuknya pelangi adalah keberadaan cahaya yang cukup kuat dan tetesan air di atmosfer.
Pelangi utama yang sering terlihat adalah busur dengan warna yang berurutan dari merah di bagian luar hingga ungu di bagian dalam. Terkadang, pelangi kedua atau sekunder juga muncul di atas pelangi utama. Pelangi sekunder memiliki urutan warna yang terbalik dan biasanya lebih redup.
Mengapa pelangi terlihat lebih redup di pelangi sekunder dibandingkan pelangi utama?
CorrectIncorrect -
Question 30 of 30
30. Question
Dalam teks eksplanasi tentang siklus air, apa manfaat menjelaskan dampak dari siklus tersebut?
CorrectIncorrect